ANALISA KONDISI USAHA MIKRO-KECIL DI MASA PANDEMI COVID-19

Mariyam Mustafa, Moh. Athoillah

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi usaha mikro kecil selama masa pandemi COVID19. Dilihat dari 4 aspek yaitu aspek keuangan, aspek tenaga kerja, aspek strategi ketahanan dan aspek intervensi pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif, dimana data  diperoleh dari pengumpulan kuesioner. Penelitian ini dilakukan kepada pelaku usaha mikro kecil yang aktif di Kota Depok, Jawa Barat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling sehingga didapatkan dari 1.052 total populasi menjadi 80 sampel responden.

Hasil penelitianPertama, pada aspek keuangan ditemukan bahwa mayoritas dari seluruh kelompok usaha mengalami penurunan omzet penjualan dan pendapatan usaha. Kedua, pada aspek tenaga kerja ditemukan bahwa kelompok usaha kecil paling terkena dampak sehingga lebih banyak mengambil tindakan pada aspek tenaga kerja, sedangkan usaha mikro cenderung tidak melakukan perubahan. Ketiga, pada aspek strategi ketahanan ditemukan bahwa kendala yang paling banyak dirasakan oleh semua kelompok usaha adalah dalam hal pemasaran/penjualan produk. Keempat, pada aspek intervensi pemerintah, ditemukan bahwa dari bantuan yang diberikan pemerintah, sebagian besar kelompok usaha masih belum mendapatkan bantuan, hal ini menunjukkan bahwa bantuan yang diberikan oleh pemerintah masih belum merata. Penelitian ini dilakukan di tengah situasi pandemi COVID-19 sehingga proses pendataan dilakukan secara online dengan kondisi yang terbatas.

Kata kunci: UMK, COVID-19, Keuangan, Tenaga Kerja, Strategi Ketahanan, Intervensi Pemerintah.

 

Abstract

The study aims to analyze the condition of small micro-businesses during the COVID19 pandemic. Judging from 4 aspects, namely financial aspects, labor aspects, resilience strategy aspects and aspects of government intervention. The study used quantitative descriptive analysis methods, where data was obtained from questionnaire collection. This research was conducted to small micro-businesses active in Depok City, West Java. The sampling technique used is probability sampling so that it is obtained from 1,052 total population to 80 samples of respondents.

First, on the financial aspect, it was found that the majority of all business groups experienced a decrease in sales turnover and business income. Second, the labor aspect found that small business groups were most affected so that more action took action on the labor aspect, while micro-businesses were less likely to make changes. Third, in the aspect of resilience strategy found that the most widely felt obstacles by all business groups are in terms of marketing / selling products. Fourth, on the aspect of government intervention, it was found that from the assistance provided by the government, most business groups still did not get help, this shows that the assistance provided by the government is still uneven. This research was conducted in the midst of the COVID-19 pandemic situation so that the data collection process was carried out online with limited conditions.

Keywords: UMK, COVID-19, Finance, Labor, Resilience Strategy, Government Intervention

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF view : 0 times

Full Text:

PDF

References

Aliyani Firdaus, S., Fadilah Ilham, I., Putri Aqidah, L., Aliyani Firdaus, S., Agung Dwi Astuti, S., & Buchori, I. (2020). Strategi UMKM untuk Meningkatkan Perekonomian selama Pandemi Covid-19 pada saat New Normal. OECONOMICUS Journal of Economics, 5(1), 46–62. https://doi.org/10.15642/oje.2020.5.1.46-62

Badan Pusat Statistik. (2020a). Analisis Hasil Survei Dampak COVID-19 terhadap Pelaku usaha. vi+ 22 halaman. https://www.bps.go.id/publication/2020/09/15/9efe2fbda7d674c09ffd0978/analisis hasilsurvei-dampak-covid-19-terhadap-pelaku-usaha.html

Badan Pusat Statistik. (2020b). Statistik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan I-2020. Www.Bps.Go.Id, 17, 2. https://www.bps.go.id/pressrelease/2020/02/05/1755/ekonomiindonesia-2019-tumbuh-5-02-persen.html

International Labour Organization. (2020a). Almost 25 million jobs could be lost worldwide as a result of COVID-19, says ILO. https://www.ilo.org/global/about-theilo/newsroom/news/WCMS_738742/lang--en/index.htm

Katadata Insight Center. (2020). Survei Digitalisasi UMKM di Tengah Pandemi COVID-19. https://katadata.co.id/umkm

Kementerian Koperasi dan UKM. (2018). Perkembangan Data Usaha Mikro , Kecil , Menengah Dan Usaha Besar. Www.Depkop.Go.Id

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2020). Analisis Kebijakan Penanggulanan Dampak COVID-19 Bagi UMKM.

Kholasoh, S. (2018). Idris: 60 Persen Lebih PDRB Kota Depok Berasal Dari UMKM. Humas Promentasi Kota Depok. https://promentasi.depok.go.id/idris-60-persen-lebih-pdrb-kotadepok-berasal-dari-umkm/

Munizu, M. (2010). Pengaruh Faktor-Faktor Eksternal dan Internal Terhadap Kinerja Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Sulawesi Selatan. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 12(1), 33–41. https://doi.org/10.9744/jmk.12.1.pp.33-41

Organisation for Economics Co-operation Development. (2020). Growth Domestic Product Quartely. http://data.oecd.org/gdp/quartely-gdp.htm#indicator-chart

Satuan Tugas Penanganan COVID-19. (2021). Peta Sebaran COVID-19 Indonesia. https://covid19.go.id/peta-sebaran-covid19

Shafi, M., Liu, J., & Ren, W. (2020). Impact of COVID-19 pandemic on micro, small, and medium-sized Enterprises operating in Pakistan. Research in Globalization, 2, 100018. https://doi.org/10.1016/j.resglo.2020.100018

Soejono, H. A. dan. (2005). Metodologi Penelitian. PT Rineka Cipta.

Tambunan, T. T. . (2017). Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Ghalia Indonesia.

UU No. 20 Tahun 2008. (2008). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah, 1, 1–31

Refbacks

  • There are currently no refbacks.