APLIKASI BAHAN SILIKA ALAMI DAN FREKUENSI PEMBERIAN NANO-SILIKA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HASIL DAN USAHATANI PADI

Sulis Dyah Candra

Abstract

ABSTRAK

Beberapa tahun terakhir, para peneliti pertanian menunjukkan minat yang meningkat dalam penggunaan silikon (Si) dalam tanaman untuk yang meningkatkan ketersediaan hara (N, P, K), peningkatkan kinerja pertumbuhan dan efisiensi respons hasil, serta peningkatan toleransi terhadap tekanan biotik dan abiotik, serta toksisitas tanah Al, Fe, Mn dan garam yang berlebihan, tetapi perlu lebih banyak bukti pendukung tentang peran Si pada tanaman padi di lapang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak pemberian silika alami maupun nano-Silika untuk meningkatkan kualitas hasil dan usahatani tanaman padi.

Metodologi penelitian yang dilakukan adalah Rancangan Petak Terbagi Faktorial yang diulang tiga kali dengan menggunakan uji lanjut BNT 5%. Petak utama adalah Silika Alami dengan taraf: A0 (kontrol), A1 (Silika Sekam), A2 (Silika Arang Sekam), dan A3 (Silika Powder). Anak petak adalah perlakuan Nano Silikon (N) terdiri dari 4 taraf yaitu: N1 (frekuensi pemberian 1x), N2 (frekuensi pemberian 2x), N3 (frekuensi pemberian 3x), dan N4 (frekuensi pemberian 4x).

Parameter pengamatan adalah: tinggi tanaman, jumlah daun per rumpun, jumlah anakan per rumpun, tingkat serangan hama utama, jumlah malai per rumpun, jumlah biji per malai, bobot gabah isi per malai, berat gabah kering giling dan hasil gabah per hektar. Sementara itu, dilakukan pula analisis usahatani yang mencakup biaya produksi tanaman padi dengan menggunakan teknologi aplikasi Si. Hasil pengamatan parameter pertumbuhan dan hasil pada tanaman secara umum menunjukkan perbedaan tidak nyata, namun pada pengaruh tunggal frekuensi pemberian 3x memberikan hasil yang terbaik. Sementara pada hasil usahatani menunjukkan bahwa pada pelaksanaan pertanian padi yang menggunakan silika memberikan keuntungan yang lebih besar dibandingkan metode konvensional.

 

ABSTRACT

Silicon application in most plants tend to show increase induced resistance, growth and productivity. However, more field experiment evidence needed to support Si as a beneficial nutrients in plants. Therefore, this study aims to investigate experimentally the effects of giving silica both natural and nano-Silica to improve the quality and yield of rice farming.

The research methodology used was to use factorial split plot design which was repeated three times using a 5% LSD test. As the main plot is natural silica with levels: A0 (control), A1 (husk silica), A2 (charcoal silica), and A3 (silica powder). As subplots, nano silicon (N) treatment consists of 4 levels, namely: N1 (1x frequency), N2 (2x frequency), N3 (3x frequency), and N4 (4x frequency).

Observation parameters in this study were: plant height, number of leaves per clump, number of tillers per clump, main pest attack rate, number of panicles per clump, number of seeds per panicle, weight of filled grain per panicle, weight of dried grain milled and grain yield per hectare. Meanwhile, an analysis of farming is also carried out which covers the cost of producing rice using this technology. The results of observations of growth parameters and yields on plants in general show no significant differences, but on the influence of a single frequency of 3x gives the best results. While the results of farming shows that the implementation of rice farming using silica will provide greater benefits compared to conventional methods.

 

Keywords

ketahanan tanaman; nano-silika; padi; silika alami; usahatani; farming; plant resistance; nano-silica; natural silica; rice

Article Metrics

Abstract view : 297 times
PDF view : 120 times PDF view : 80 times

Full Text:

PDF PDF

References

Badan Pusat Statistik. 2018. Luas Lahan Sawah Menurut Provinsi (ha), 2003–2015 https://www.bps.go.id/dynamictable/2015/09/10/895/luas-lahan-sawah-menurut-provinsi-ha-2003-2015.html updated on Feb 2018. Diakses pada 3 Agustus 2018.

Bhavya, H.K., V. Nache Gowda, S. Jaganath, K.N. Sreenivas, N.B. Prakash. 2011. Effect of Foliar Silicic Acid and Boron Acid in Bangalore Blue Grapes. Proceedings of The 5th International Conference on Silicon in Agriculture. September 13-18, 2011. Beijing, China.

He, Congwu. Jie Ma dan Lijun Wang. 2015. A hemicellulose‐bound form of silicon with potential to improve the mechanical properties and regeneration of the cell wall of rice. New Phytologist. 206 (3): 1051-1062. https://doi.org/10.1111/nph.13282.

Husnain, S. Rochayati, dan I. Adamy. 2012. Pengelolaan Hara Silika pada Tanah Pertanian di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pemupukan dan Pemulihan Lahan Terdegradasi. Badan Litbang Pertanian di Balai Penelitian Tanah, Bogor. P 237-246.

Husnain, S. Rochayati, dan I. Adamy. 2012. Pengelolaan Hara Silika pada Tanah Pertanian di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pemupukan dan Pemulihan Lahan Terdegradasi. Badan Litbang Pertanian di Balai Penelitian Tanah, Bogor. P 237-246.

Kementrian Pertanian. 2015. Rencana Strategis Kementrian Pertanian Tahun 2015-2019. Jakarta. Diunduh dari: http://www1.pertanian.go.id/file/RENSTRA_2015-2019.pdf Diakses pada 3 Agustus 2018.

Liang, Yongchao, W. Sun, Y. Zhu & P. Christie. 2006. Mechanisms of silicon-mediated alleviation of abiotic stresses in higher plants: A review. Environmental Pollution. 1-7.

Ma, Jian Feng. 2004. Role of silicon in enhancing the resistance of plants to biotic and abiotic stresses, Soil Science and Plant Nutrition. 50(1): 11-18, DOI: 10.1080/00380768.2004.10408447

Makarim, A.K., E. Suhartatik dan A. Kartohardjono. 2007. Silikon, Hara Penting Tanaman Padi. Iptek Tanaman Pangan. 2 (2): 195-204. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi.

Meena, V. D., M. L. Dotaniya, Vassanda Coumar, S. Rajendiran, Ajay, S. Kundu, A. Subba Rao. 2014. A Case for Silicon Fertilization to Improve Crop Yields in Tropical Soils. Proc. Natl. Acad. Sci., India, Sect. B Biol. Sci. 84(3): 505-518.

Ningsari, O. 2017. Frekuensi Aplikasi dan Konsentrasi Ekstrak Abu Sekam Berpelarut Asap Cair sebagai Pupuk Silikon terhadap Pertumbuhan Tanaman Padi. Fakultas Pertanian Universtas Jember. 59 P.

Parveen, N.. 2012. Influence of Silicon on Growth and Some Physiological Attributes of Maize (Zea mays L.) Under Salt Stress. Doctor of Phylosophy in Botany Thesis. University of Agriculture, Faisalabad.

Rao, G.B. dan P. Susmitha. 2017. Silicon management in Rice. International Journal of Chemical Studies 2017. 5(6): 1359-1361. India

Sabatini, S.D., R. Budihastuti, S.W.A. Suedy. 2017. Pengaruh Pemberian Pupuk Nanosilika terhadap Tinggi Tanaman dan Jumlah Anakan Padi Beras Merah. Buletin Anatomi dan Fisiologi Undip. 2 (2).

Sahebi, M., M. M. Hanafi, S. N. Akmar, A. Rafii, M. Y., A. P. Tengoua, N. M. Azwa, dan J. Shabanimofrad, M. 2015. Importance of silicon and mechanisms of biosilica formation in plants. BioMed Research International 10.1155/2015/396010 23146141

Singh, D.P. 2015. Plant Nutrition in the Management of Plant Diseases with Particular Reference to Wheat. Springer India. DOI 10.1007/978-81-322-2571-3_20

Snyder, G. H., V. V. Matichenkov, L. E. Datnoff. 2006. Handbook of Plant Nutrition (Books in Soils, Plants, and the Environment). pp 551-562.

Widowati, L.R., Husnain, dan W. Hartatik. 2011. Peluang Formulasi Pupuk Berteknologi Nano. Badan Litbang Pertanian di Balai Penelitian Tanah. Bogor. 307-316.

Wyttenbach A., V. Furrer, P. Schleppi, and L. Tobler. 1998. Rare earth elements in soil and in soil-grown plants. Plant Soil. 199, 267–273.

Yohana, O., H. Hanum, dan Supriadi. 2013. Pemberian Bahan Silika pada Tanah Sawah Berkadar P Total Tinggi untuk Memperbaiki Ketersediaan P dan Si Tanah, Pertumbuhan dan Produksi Padi. Jurnal Agroekoteknologi 1 (4) .

Refbacks

  • There are currently no refbacks.