STIMULAT AUXIN ALAMI DAN INTERAKSINYA DENGAN NPK ANORGANIK UNTUK MEMACU PERTUMBUHAN AWAL BIBIT DAN MENINGKATKAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascallonicum L)

Palupi Puspitorini, Eko Wahyu Budiman

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk  mengetahui  durasi perendaman bibit   dengan auxin alami dan dosis pupuk NPK yang tepat  pada pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L). Dalam budidaya bawang merah sering dijumpai pertumbuhan benih yang lambat disebabkan karena faktor dalam bibit (endogenous factor) yang merugikan karena akan berdampak pada serangan penyakit busuk umbi. Maka mempercepat munculnya tunas dengan perlakuan pemberian auxin dan pemberian pupuk NPK ini diharapkan akan diperoleh bibit yang segera tumbuh supaya dapat berproduksi dalam keadaan sehat. Pada penelitian ini akan dikaji bagaimana mempercepat pertumbuhan bibit bawang merah dengan perendaman cepat dalam auxin alami yang diinteraksikan dengan pemberian pupuk NPK. Penelitian disusun dalam  RAK  faktorial dengan 2 faktor sebanyak 3 x ulangan. Faktor 1 adalah perlakuan lama perendaman bibit bawang merah (D), yang terdiri dari D0 = tanpa perendaman , D1= perendaman 0,5 jam, D2 = perendaman 1 jam, D3= perendaman 1,5 jam, D4 = perendaman 2 jam. Sedangkan faktor kedua  adalah pemberian pupuk NPK, P1= 100 kg/ha, P2= 200 kg/ha, P3= 300 kg/ha.  Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah batang/rumpun, bobot segar bawang merah/rumpun, jumlah umbi bawang merah/rumpun. Data dianalisis dengan menggunakan Anova dan uji DMRT 5%.  Hasil Penelitian didapatkan  bahwa ada pengaruh interaksi nyata antara perlakuan D (lama perendaman) dan P (dosis pupuk NPK) pada variabel tinggi tanaman, jumlah batang/rumpun, bobot segar bawang merah/rumpun dan jumlah umbi/rumpun.  Perlakuan terbaik adalah D4P3 yaitu perendaman bibit bawang merah selama 2 jam dengan pemupukan NPK anorganik 300 kg/ha.

  

ABSTRACT

The aims of the study was to  determine  the duration of bulb dipping with  natural auxin on the growth and yield of shallot (Allium ascalonicum L). In shallot cultivation, it is found that the slow growth of bulb is caused by the factors in the bulbs (endogenous factors) because it will impact on bulb rot disease. Then accelerating the emergence of shoots with the treatment of auxin and NPK fertilizer, it is hoped that the bulbs will grow well so that they will be harvested in a healthy condition. In this research, we will study how to accelerate the growth of shallot bulbs with rapid immersion in natural auxin which is interacted with NPK fertilizer. The research was  arranged  in a factorial randomized block design with 2 factors and repeated 3 times, where the first factor was the treatment was the length of dipping the shallot seeds. (D). consisting of D0 = without dipping, D1 = dipping 0.5 hours, D2 = dipping 1 hour, D3 = dipping 1.5 hours, D4 = dipping 2 hours. While the second factor is the provision of  . NPK . fertilizer, P1 = 100 kg / ha, P2 = 200 kg / ha, P3 = 300 kg.ha. The variables observed were plant   height, number of clumps / plant, fresh weight of shallots / plant, number of shallot bulbs / plant. Observation data  were  analyzed by ANOVA and 5% DMRT test. The results showed that there was a significant   interaction effect between D and P treatment on the variable plant height, number of clumps/plant, fresh weight of shallots / plants and number of tubers / plants. The best treatment is D4P3, which is soaking shallot seeds for 2 hours with 300 kg / ha of inorganic NPK fertilization.

 

Keywords

bawang merah; auxin alami; bibit bawang merah; shallots, natural auxin, shallot bulbs, NPK fertilizer pupuk NPK;

Article Metrics

Abstract view : 2 times
PDF view : 1 times

Full Text:

PDF

References

Amin, MR, Hasan, MK, Naher, Q, Hossain, MA & Noor, ZU 2007, ‘Response of onion to NPKS fertilizers in low ganges river flood plain soil’, Int. J. Sustain. Crop Prod., vol. 2, no. 1, pp. 11-14

BPS. 2018. Statistik Tanaman Sayuran dan Buah‐buahan Semusim Indonesia . BPS Statistic Indonesia. ISBN : 2088-8392

Eliza Mayura, Yudarfis, Herwita Idris, dan Ireng Darwa . 2016. Pengaruh Pemberian Air Kelapa dan Frekuensi Pemberiannya Terhadap pertumbuhan Benih Tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum) Bul. Littro, Volume 27, Nomor 2, Desember 2016

Hasibuan, B. E., 2010. Pupuk dan Pemupukan. USU-Press, Medan.

Islam, MK, Alam, MF & Islam, AKMR 2007, Growth and yield response of onion (Allium cepa L.) genotypes to different levels of fertilizer’, BangladeshJ. Bot., vol. 36, no. 1, pp. 33-38

Juhanda, Yayuk Nurmiaty & Ermawati . 2013. Pengaruh Skarifikasi Pada Pola Imbibisi dan Perkecambahan Benih Saga Manis (Abruss precatorius L.). J. Agrotek Tropika. ISSN 2337-4993 Vol. 1, No. 1: 45 – 49 Januari

Kalwia H.YU ke, Henry Barus, Ichwan S. Madauna. 2015. Pengaruh Ukuran Umbi dan Dosis Kalium terhadap Pertumbuhan dan Hasil produksi Bawang merah (Alliumascalonicum L.) Varietas Lembah palu. . e-J. Agrotekbis 3 (6):655-661, Desember 2015 ISSN : 2338-3011

Mahadi. I. 2011. Pematahan Dormansi Biji Kenerak (Ganiothalamus umbrosus) Menggunakan Hormon 2,4 D dan BAP Secara Mikropropagasi. Sagu Maret 2011 Vol 10 No1 : 20-23 ISSN :1412-4424

Napitupulu, D. dan L. Winarto 2010. Pengaruh Pemberian Pupuk N dan K terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah .J. Hort. 20(1):27-3

Nyakpa,M.Y. ,A.M. Pulung., A.G.Amrah., A. Munawar., G. B. Hong dan N. Hakim.1998. Kesuburan Tanah. Universitas Lampung. Bandar Lampung

Rajiman. 2018. Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Alami terhadap Hasil dan Kualitas Bawang Merah E-ISSN: 2615-7721P-ISSN: 2620-8512Vol 2, No. 1 (2018)

Risva AH, Tohari, Sri NHU. 2014. Takaran pupuk nitrogen dan silika terhadap pertumbuhan awal (Saccharumofficinarum L) pada inceptisol. Vegetalika. 3:35-44

Saidah Muchtar, Syafrudin, Retno Pangestuti. 2019. Pertumbuhan dan hasil panen dua varietas tanaman bawang merah asal biji di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversity Indonesia. Volume 5, Nomor 2, Juni 2019 ISSN: 2407-8050 Halaman: 213-216 DOI: 10.13057

Sumarni, N, Rosliani, R, dan Basuki, RS. 2012. Respons Pertumbuhan, Hasil Umbi, dan Serapan Hara NPK Tanaman Bawang Merah terhadap Berbagai Dosis Pemupukan NPK pada Tanah Alluvial. J. Hort. 22(4):366-375, 2012

Supariadi1, Husna Yetti, Sri Yoseva.2017. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan produksi Tanaman Bawang merah (Allium ascalonicum L.). JOM Faperta VOL 4 NO 1 Febuari

Yuliarti,N. 2007. Media tanam pupuk untuk anthurium daun. Agroedia Pustaka. Jakarta.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.