APLIKASI MULSA JERAMI DAN PUPUK HAYATI MIKORIZA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI BERAS HITAM SISTEM AEROBIK

Elmi Riskiani, Wayan Wangiyana

Abstract

ABSTRAK

Teknik budidaya padi sistem irigasi aerobik pada bedeng sangat signifikan meningkatkan hasil gabah terutama jika disertai pupuk hayati mikoriza. Permasalahannya adalah cepatnya pertumbuhan gulma sehingga harus sering dilakukan penyiangan selama fase vegetatif tanaman padi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh mulsa jerami dan pupuk hayati mikoriza terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa galur harapan padi beras hitam pada bedeng dengan sistem irigasi aerobik. Percobaan dilaksanakan di sawah Desa Ombe Baru, Kabupaten Lombok Barat, NTB pada bulan Mei-September 2020 menurut Split Split-Plot design dengan tiga blok dan tiga faktor perlakuan yaitu galur padi (G3 dan G9) sebagai petak utama, mulsa jerami (J0= tanpa mulsa jerami, J1= dengan mulsa jerami) sebagai anak petak, dan pupuk hayati mikoriza (M0= tanpa mikoriza, M1= dengan mikoriza) sebagai anak-anak petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur tidak berpengaruh terhadap semua variabel pengamatan, sedangkan aplikasi mulsa jerami dan pupuk hayati mikoriza signifikan meningkatkan beberapa variabel pertumbuhan dan hasil gabah. Galur G9 lebih responsif terhadap mulsa jerami dan pupuk hayati mikoriza dibandingkan G3 dalam meningkatkan jumlah anakan dan jumlah malai. Sementara itu G3 lebih responsif terhadap mulsa jerami dan mikoriza dalam meningkatkan jumlah gabah berisi/malai. Aplikasi mulsa jerami menghasilkan gabah yang lebih tinggi dibanding tanpa mulsa jerami, yaitu berturut-turut 46,98 g/rumpun dan 36,89 g/rumpun. Pupuk hayati mikoriza menghasilkan gabah lebih tinggi dibanding tanpa pemberian pupuk hayati, yang berturut-turut adalah 46,94 g/rumpun dan 36,94 g/rumpun.

 

ABSTRACT

Rice cultivation techniques using aerobic irrigation systems on raised beds significantly increase grain yield, especially when accompanied by the application of mycorrhizal biofertilizers. The problem is the fast growth of weeds, so frequent weeding must be done during the vegetative phase of the rice plant. This study aims to determine the effect of the application of straw mulch and mycorrhizal biofertilizer on the growth and yield of several promising strain of black rice on beds with an aerobic irrigation system. The experiment was conducted in the ricefields of Ombe Baru Village, West Lombok Regency, NTB in May-September 2020 which was arranged according to Split Split-Plot design with three blocks and three treatment factors, namely rice strain (G3 and G9) as main plots, straw mulch (J0= without straw mulch, J1= with straw mulch) as sub-plots, and mycorrhiza biofertilizer application (M0= without mycorrhiza, M1= with mycorrhiza) as sub-sub-plots. The results showed that the strain factor had no effect on all observed variables, while the application of straw mulch and mycorrhizal biofertilizer significantly increased several growth variables and grain yields. There was an interaction effect between treatment factors, which indicated that the G9 strain was more responsive to the straw mulch and mycorrhizal biofertilizers than G3 in increasing the number of tillers and panicles. Meanwhile, G3 strain was more responsive to the application of straw mulch and mycorrhizae in increasing the number of filled grains per panicle. The application of straw mulch produced grain with a higher average than without straw mulch, namely 46.98 g/clump and 36.89 g/clump, respectively. Mycorrhizal biofertilizers produced higher grain yields than those without biofertilizers, which were 46.94 g/clump and 36.94 g/clump, respectively.

 

 

Keywords

padi beras hitam, mulsa jerami, pupuk hayati, mikoriza, sistem aerobik, black rice, straw mulch, mycorrhiza, biofertilizer, aerobic system

Article Metrics

Abstract view : 130 times
PDF view : 110 times

Full Text:

PDF

References

Abdullah, B. 2017. Peningkatan Kadar Antosianin Beras Merah dan Beras Hitam Melalui Biofortifikasi. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 36(2): 91-98.

Aghamolki, M.T.K., M.K. Yusop, F.C. Oad, H. Zakikhani, H. Ze Jaafar, S. Kharidah SM, and M.M. Hanafi. 2014. Response of Yield and Morphological Characteristic of Rice Cultivars to Heat Stress at Different Growth Stages. International Journal of Agricultural and Biosystems Engineering. 8(2): 98-100.

Antralina, M., Y. Yuwariah, dan T. Simarmata. 2014. Komposisi Gulma pada Berbagai Jarak Tanam Padi Secara IPAT–BO dan Konvensional. Jurnal Agro. 1(1): 14-21.

Aryana, I.G.P.M., B.B. Santoso, A. Febriandi, dan W. Wangiyana. 2020. Padi Beras Hitam. LPPM UNRAM Press. Mataram.

Astiko, W., W. Wangiyana, and L.E. Susilowati. 2019. Indigenous Mycorrhizal Seed-coating Inoculation on Plant Growth and Yield, and NP-uptake and Availability on Maize-sorghum Cropping Sequence in Lombok’s Drylands. Pertanika J. Trop. Agri. Sc. 42(3): 1131-1146.

Baka, Y.N., Y.B. Tematan, dan Y.N. Bunga. 2020. Pengaruh Pemberian Mulsa Jerami Padi dan Pupuk Kandang Ayam terhadap Produksi Bawang Merah (Allium cepa L. var. ascalonicum). Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi. 1(2): 33-39.

BPS. 2016. Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam angka 2016. Badan Pusat Statistika Provinsi Nusa Tenggara Barat. 213-215.

Hanifah, N., A. Wibowo, dan N. Setyowati. 2016. Strategi Pengembangan Usaha Beras Hitam Organik (Studi Kasus di Kelompok Tani Gemah Ripah Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar). Agrista. 4(3): 181-191.

Jamilah, J. 2013. Pengaruh Penyiangan Gulma dan Sistim Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L.). Jurnal Agrista. 17(1): 28-35.

Nugraha, M.Y., M. Baskara, dan A. Nugroho. 2017. Pemanfaatan Mulsa Jerami Padi dan Herbisida pada Tanaman Jagung (Zea mays L.). Jurnal Produksi Tanaman. 5(1): 68-76.

Pradana, A.A., N.E. Suminarti, dan B. Guritno. 2017. Pengaruh Sistem Olah Tanah dan Mulsa Organik pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merril). Jurnal Produksi Tanaman. 5(1): 39-45.

Sitinjak, H., dan I. Idwar. 2015. Respon Berbagai Varietas Padi Sawah (Oryza sativa L.) yang Ditanam dengan Pendekatan Teknik Budidaya Jajar Legowo dan Sistem Tegel. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau. 2(2): 1-15.

Solaiman, M.Z. and H. Hirata. 1995. Effects of Indigenous Arbuscular Mycorrhizal Fungi in Paddy Fields on Rice Growth And N, P, K Nutrition Under Different Water Regimes. Soil Science and Plant Nutrition. 41: 505-514.

Sukiman, H., A. Adiwirman, dan S. Syamsiyah. 2010. Respon Tanaman Padi Gogo (Oryza sativa L.) terhadap Stres Air dan Inokulasi Mikoriza. Berita Biologi. 10(2): 249-257.

Sunarminto, B.H. 2015. Pertanian Terpadu untuk Mendukung Kedaulatan Pangan Nasional. UGM PRESS.

Sunghening, W., dan D.F.S. Tohari. 2013. Pengaruh Mulsa Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Kacang Hijau (Vigna radiata L. Wilczek) di Lahan Pasir Pantai Bugel, Kulon Progo. Vegetalika. 1(2): 54-66.

Triguna, Y., dan A. Suriadi 2017. Penampilan Beberapa Varietas Unggul Baru Padi Gogo Mendukung Perbenihan Padi di NTB. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. 306-310.

Turmuktini, T., Y. Yuwariah, T. Nurmala, dan T. Simarmata. 2013. Teknik Pengaturan Air pada Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik (IPT-BO) untuk Meningkatkan Populasi Rhizobacteria, Efisiensi Penggunaan Air, Perakaran Tanaman dan Hasil Tanaman Padi. Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi. 6(1): 23-29.

Wangiyana, W., I.G.P.M. Aryana, I.G.E. Gunartha, dan N.W.D. Dulur. 2018a. Pengaruh Inokulasi Mikoriza terhadap Komponen Hasil Padi Sistem Pengairan Aerobik yang Ditumpangsarikan dengan Kacang Hijau. AgriTECH. 38(3): 289-294.

Wangiyana, W., I.G.P.M. Aryana, I.G.E. Gunartha, dan N.W.D. Dulur. 2018b. Tumpangsari dengan Kedelai dan Inokulasi dengan Mikoriza Arbuskular untuk Meningkatkan Produksi Malai pada Berbagai Galur Harapan Padi Gogo dan Ampibi Beras Merah pada Sistem Aerobik. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah, 3(2): 388-393.

Wangiyana, W., I.K. Ngawit, N. Farida, N.W.D. Dulur, and S. Zainab. 2020. Organic and Bio-fertilizer Application to Increase Yield of Black Rice under Aerobic Irrigation System and Intercropping with Peanut. Proc. Intl. Conf. on Science and Technology. 1: 9-15.. http://procceding.unram.ac.id/index.php/icst/article/view/20.

Wangiyana, W., I.G.P.M. Aryana, and N.W.D. Dulur. 2019. Increasing Yield Components of Several Promising Lines of Red Rice through Application of Mycorrhiza Bio-Fertilizer and Additive Intercropping with Soybean in Aerobic Irrigation System. International Journal of Environment, Agriculture and Biotechnology. 4(5): 1619-1624.

Wangiyana, W., I.G.P.M. Aryana, and N.W.D. Dulur. 2021a. Effects of mycorrhiza biofertilizer on anthocyanin contents and yield of various red rice genotypes under aerobic irrigation systems. J. Phys.: Conf. Ser. 1869: 012011. (DOI: https://doi.org/10.1088/1742-6596/1869/1/012011.

Wangiyana, W., I.G.P.M. Aryana, and N.W.D. Dulur. 2021b. Mycorrhiza Biofertilizer and Intercropping with Soybean Increase Anthocyanin Contents and Yield of Upland Red Rice Under Aerobic Irrigation Systems. IOP Conf. Ser.: Earth Environ. Sci. 637: 012087. DOI: https://dx.doi.org/10.1088/1755-1315/637/1/012087.

Wangiyana, W., N. Farida, and I.G.P.M. Aryana. 2021c. Yield Performance of Several Promising Lines of Black Rice as Affected by Application of Mycorrhiza Biofertilizer and Additive Intercropping with Soybean Under Aerobic Irrigation System on Raised-Beds. IOP Conf. Ser.: Earth Environ. Sci., 913, 012005. https://doi.org/10.1088/1755-1315/913/1/012005.

Widowati, T., L. Nurjanah, dan H. Sukiman. 2019. Application of Bio Fertilizer Based on Plant Growth Promoting Microbial to Support the Growth of Upland Rice in Green House. In Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia. 5(1): 18-21.

Yetti, H., dan Ardian. 2012. Pengaruh Penggunaan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Padi Sawah (Oryza sativa L.) Varietas IR 42 dengan Metode SRI (System of Rice Intensification). Jurnal Sagu. 9(1): 21-27.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.