PERFORMA BIOPOT BERBAHAN DASAR LIMBAH ORGANIK SEBAGAI WADAH PEMBIBITAN TANAMAN PENGGANTI PLASTIK POLYBAG

Nunik Lestari, Nur Rahmah, Ervi Novitasari, Samsuar Samsuar

Abstract

ABSTRAK

Pembibitan tanaman menggunakan polybag beresiko terhadap pertumbuhan akar yang cenderung melingkar, menyebabkan kerusakan akar tanaman saat proses pindah tanam, serta tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk membuat biopot sebagai wadah pembibitan tanaman pengganti plastik polybag yang ramah lingkungan, serta mengkaji performanya. Penelitian ini menggunakan 2 faktor perlakuan, yaitu bahan dasar pembuatan biopot dan massa perekat. Pengujian yang dilakukan meliputi uji sifat fisik dan mekanik biopot, serta uji penanaman bibit cabai pada biopot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan organik ampas kelapa, cocopeat, dan arang sekam dapat digunakan sebagai bahan pembuatan biopot pengganti plastik polybag. Performa biopot tertinggi adalah pada kombinasi perlakuan bahan arang sekam dan perekat 175 g (AS-175), yang juga dipengaruhi oleh faktor kerapatannya. Perlakuan AS-175 juga merupakan perlakuan terbaik dari faktor kadar air dan daya serap air, sehingga biopot dengan perlakuan tersebut lebih awet digunakan untuk pembibitan dalam jangka waktu yang lebih panjang di lahan. Namun demikian perlakuan AS-175 tidak mampu menahan gaya luar sebaik biopot berbahan dasar cocopeat dan ampas kelapa karena sifat bahannya yang getas dan mudah patah, sehingga dalam penggunaannya sebaiknya menghindari benturan dan tekanan dari luar untuk mengurangi kerusakan. Kedua variabel penelitian maupun interaksinya tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun bibit cabai yang ditanam pada biopot.

 

ABSTRACT

Plant nurseries using polybags are at risk of root growth which tends to be circular, causing damage to plant roots during the transplanting process, and is not environmentally friendly. This research was conducted with the aim of making biopots as an environmentally friendly substitute for polybags, as well as assessing their performance. This study uses 2 variables, namely the basic material for making biopots and the mass of the adhesive applied. The tests carried out included testing the physical and mechanical properties of the biopot, as well as testing the planting of chili seeds in the biopot. The results showed that organic material from coconut pulp, cocopeat, and husk charcoal can be used as materials for making biopots for plant nurseries to replace polybags. The performance of the biopot produced for the highest biopot weight was in the combination treatment of husk charcoal and adhesive 175 g (AS-175), which was also influenced by the density factor. The AS-175 treatment is also the best treatment for the water content and water absorption factors, so that the biopot with this treatment is more durable for use in the field. However, the AS-175 treatment is not able to withstand external forces as well as biopot made from cocopeat and coconut pulps due to the characteristics of the material, so that in its use it is better to avoid impact and pressure from the outside to reduce damage. Both research variables and their interactions had no effect on plant height and leaf number of chili seedlings planted in biopots.

Keywords

biopot, bibit, bahan organik, cabai, polybag, seedling, organic material, chili

Article Metrics

Abstract view : 30 times
PDF view : 27 times

Full Text:

PDF

References

Adi, D., Winarti, C., & Warsiyah. 2018. Kualitas pupuk organik limbah ampas kelapa dan kopi terhadap pertumbuhan tanaman. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 18(2): 1-18.

Akhir, J., Allaily, Syamsuwida, D., & Budi, S. W. 2017. Water absorption and quality of environmentally friendly seedling containers made from waste paper and organic materials. Rona Teknik Pertanian. 10(2): 1–11.

Anizar, H., Sribudiani, E., & Somadona, S. 2020. Pengaruh bahan perekat tapioka dan sagu terhadap kualitas briket arang kulit buah nipah. Perennial. 16(1). 11-17.

Asroh, A., Intansari, K., Patimah, T., Meisani, N. D., & Irawan, R. 2020. Penambahan arang sekam , kotoran domba dan cocopeat untuk media tanam. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat. 2: 75-79.

Budi, S. W., Sukendro, A., & Karlinasari, L. 2012. The use of pot organic based material for Gmelina arborea Roxb. seedling production in the nursery. Jurnal Agronomi Indonesia. 40(3): 239-245.

Effendi, Z. 2017. Perancangan green polybag dari limbah kelapa sawit sebagai media pembibitan pre nursery tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.). Jurnal Penelitian AGROSAMUDRA. 4(2): 22-29.

Faijah, Fadilah, R., & Nurmila. 2020. Perbandingan tepung tapioka dan sagu pada pembuatan briket kulit buah nipah (Nypafruticans). Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian. 6(2): 201-210.

Farhan, Z., Notarianto, H., & Kromowartomo, M. 2018. Pengaruh pemberian dosis pupuk organik ampas kelapa terhadap produksi tanaman cabai rawit (Capsicum frutescent L). Jurnal Ilmiah Respati Pertanian. 12(1): 770-776.

Irawan, A. & Kafiar, Y. 2015. Pemanfaatan cocopeat dan arang sekam padi sebagai media tanam bibit cempaka wasian (Elmerrilia ovalis). Seminar Nasional Masyarakat Biodiversiti Indonesia. 1(4): 805-808. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010423

Jaya, J. D., Ilmannafian, A. G., & Maimunah, M. 2019. Pemanfaatan limbah serabut (fiber) kelapa sawit dalam pembuatan pot organik. Jurnal Sains DanTeknologi Lingkungan. 11(1): 1-10. https://doi.org/10.20885/jstl.vol11.iss1.art1

Murdhiani, & Rosmaiti. 2017. Pembuatan polybag organik sebagai tempat media pembibitan dari ampas tebu (Saccharum officinarum). Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu.

Roza, I. 2009. Pengaruh perbedaan proses penyediaan serat dengan cara mekanis limbah tandan kosong sawit terhadap papan serat. Sainstek. 12(1): 9-17.

Saragih, A., Oktaviani, O., Dwi Oktoria, W., Ekawati, R., & Hetalesi Saputri, L. 2022. Inovasi biopolybag ramah lingkungan dari tandan kosong kelapa sawit diperkuat dengan bahan isian sekam padi. Jurnal Agro Industri Perkebunan. 10(1): 65-76. https://doi.org/10.25181/jaip.v10i1.2221.

Smith, H., & Idrus, S. 2017. Pengaruh penggunaan perekat sagu dan tapioka terhadap karakteristik briket dari biomassa limbah penyulingan minyak kayu putih di Maluku. Majalah Biam. 13(2): 21-32.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.