Kandungan merkuri dalam cacing tanah (Lumbricus sp.) pada sedimen yang tercemar logam berat

Irawati Mei Widiastuti, Diana Arfiati

Abstract

Merkuri (Hg) adalah logam yang mempunyai toksisitas tinggi apabila terdapat dalam perairan. Cacing tanah merupakan salah satu organisme yang hidup di perairan tersebut. Tujuan penelitian untuk menentukan kandungan merkuri dalam sedimen dan cacing Lumbricus sp. yang hidup di perairan yang tercemar limbah dan menentukan parameter kualitas air di perairan yang tercemar limbah merkuri. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Sampel diambil pada saluran pembuangan limbah yang dibagi menjadi 4 titik pengambilan sampel. Metode Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) digunakan untuk mengukur konsentrasi merkuri (Hg) di sedimen dan cacing Lumbricus sp. Konsentrasi merkuri (Hg) di sedimen dan di cacing Lumbricus sp. tertinggi pada sampel yang diambil dari lokasi tepat saluran pembuangan limbah. Konsentrasi merkuri dalam sedimen dan cacing Lumbricus sp. berkorelasi positif. Konsentrasi Hg dalam cacing Lumbricus sp. meningkat seiring dengan meningkatnya konsentrasi Hg dalam sedimen. Derajad keasaman (pH) dan TOM masih batas maksimum, sedangkan DO, BOD dan COD melebihi batas maksimum yang direkomendasikan.

Kata kunci : limbah, merkuri, Lumbricus sp.

Article Metrics

Abstract view : 413 times
PDF view : 1129 times

Full Text:

PDF

References

APHA American Public Health Association. 2010. Standard Methods for The Examination of Water and Waste Water 22th Edition. APHA.AWWA.WPOF. Washington DC.

Beitinger, T.L. 1990. Behavioural Reactions for Assessment of Stress in Fishes. J. Great Lakes Res. 16, 495-528.

Chen, C.W., C.F. Chen, and C.D. Dong. 2012. Contamination and Potential Ecological of Mercury in Sediments of Kaohsiung River Mouth. Taiwan. International Journal of Environmental Science and Development. 3(1): 66-71.

Darmono, 1995. Logam dalam Sistem Biologi Makhluk Hidup. Universitas Indonesia. Jakarta. p 139.

Edward, J.W., K,S., Edyvane, V.A., Boxall, M., Hamann and K.I., Soole. 2001. Metal Levels in Seston and Marine Fish Flesh Near Industrial and Metropolitan Centres in South Australia. Mar. Pollut. Bull. 26 (2001): 389-396.

Effendi, H. 2000. Telaahan Kualitas Air. Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. IPB Bogor.

Hanafiah, 2003. Biologi Tanah. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Harahap, S. 1991. Tingkat Pencemaran Air Kali Cakung Ditinjau dari Sifat Fisika-Kimia Khususnya Logam Berat dan Keanekaragaman Jenis Bentos Makro. IPB. 167.

Hobbelen, PHF., J.E. Koolhaas, C.A.M. Van Gestel. 2006. Bioaccumulation of Heavy metals in Earthworms Lumbricus rubellus and Aporrectodea caliginosa in Relation to Total and Available Metal Concentration in Field Ions. Environmental Pollution. 144 (2006): 639-646.

International Association of Draging Companies/Central Dreging Association (IACD/CEDA), 1997. Convension, Codes and Conditions: Marine Disposal Environmental Aspect Dredging.

Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran.

Siregar, YI., A. Zamri, dan H. Putra. 2012. Penyerapan Timbal (Pb) pada Sistem Organ Ikan Mas (Cyprinus carpio L.). Jurnal Ilmu Lingkungan.

Spurgeon, D.J., S. Claus, J.L. Linsay, K.H. Peter, and K. Peter. 2005. Earthworm Responses to Cd and Cu under Fluctuating Environmental Conditions: Comparison With Results from Laboratory Exposures. Environmental Pollution J. 136 (2005) 443-452. doi: 10.1016/j.encpol.2005.01.013.

Whitgott, J., and S. Brennan. 2007. Environment: The Science Behind the Stories. San Fransisco: Pearson Benjamin Cummings.

Widi, S.A.P. 2014. Ekspresi Heat Shock Protein (HSP) pada Cacing Tanah (Lumbricus Sp.) di Areal Pertambangan Emas. Thesis. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Malang.

Widodo. 2008. Pencemaran Air Raksa (Hg) sebagai Dampak Pengolahan Bijih Emas di Sungai Ciliunggunung, Waluran, Kab. Sukabumi. Jurnal Geologi Indonesia. 3 (3): 139-149.

Zagury, GJ., C.M. Neculita, C. Basten, L. Deschenes. 2006. Mercury Fractination, Bioavailability and Ecotoxicity in Highly Contamina ted Soils From Chlor-Alkali Plants. Environmental Toxicology and Chemistry. 25(4): 1138-1147.

Zhang, ZS., D.M. Zheng, Q.C. Wang, and X.L. Guo. 2009. Bioaccumulation of Total and Methyl Mercury in Three Earthworm Species (Drawida sp., Allolobophora sp. and Limnodrillus sp.) Bull Enviroron Contam Toxicol. 83: 937-942.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.