Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usaha ternak babi di Teluk Doreri Kabupaten Manokwari

Trisiwi Wahyu Widayati, Iriani Sumpe, Bernadeta Wahyuni Irianti, Denny Angelus Iyai, Sangle Yohanes Randa

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas usaha ternak babi di Teluk Doreri, Manokwari Papua Barat. Data diambil dari 33 peternak babi yang bermukim di sekitar Teluk Doreri, Manokwari. Data yang dikumpulkan berupa data primer, antara lain karakterisktik petani, terdiri dari umur, pendidikan, pengalaman beternak babi, dan berupa data yang terkait dengan produksi usaha ternak babi, antara lain jumlah dan tipe pakan sumber energi dan protein, jumlah induk yang dimiliki peternak, bobot badan rata-rata induk babi, dan lahan yang dimiliki peternak untuk usaha ternak babi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pakan sumber energi dan protein, curahan waktu kerja peternak untuk beternak babi, bobot induk babi dan lahan yang dimiliki petani untuk usaha ternak babi berpengaruh positif terhadap produksi ternak babi di Teluk Doreri, Manokwari. Dengan diketahui faktor-faktor penentu produksi tersebut maka dapat dijadikan sebagai bagian penting dan yang diperhatikan untuk meningkatkan produksi usaha ternak babi di Teluk Doreri, Manokwari.

Kata Kunci : Manokwari, Papua Barat, produksi, Teluk Doreri, usaha ternak babi

Article Metrics

Abstract view : 744 times
PDF view : 3267 times

Full Text:

PDF

References

Babovic J., M. Caric, D. Djordjevic, S. Lazic. 2011. Factors influencing the economic of the pork meat production. Agric. Econ. 57(4): 203-209.

Anonim. 2016. Papua Barat dalam Angka [West Papua in Numbers]. Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat. BPS. Papua Barat.

Defra. 1998. Condition Scoring of Pigs. Departemen of Environment Food and Rural Affair. Defra Publication.London. http://www. Adlib.everysite.couk/adlib/defra.

Hafzrianda, Y., C.M. Bisai dan A.R. Pajeru. 2012. Analisis Pertumbuhan dan Potensi Sektoral. Pertanian dalam Perekonomian Kabupaten Jayawijaya. Tahun 2008 – 2012. diakses 21-5-2018.

Hernaman I., R. Hidayat., Mansyur. 2005. Pengaruh pengunaan Molase dalam Pembuatan Silase Campuran Ampas tahu dan Pucuk Tebu Kering terhadap Nilai pH dan Komposisi Zat-zat makannannya. Jurnal Ilmu Ternak. Vol 5(2): 94-99.

Iyai, D.A, B.W.I. Rahayu, I. Sumpe, D. Saragih. 2011. Analysis Of Pig Profile on Small-Scale.

Pig Farmer In Monokwari West Papua. Jurnal the Indonesian Tropical Animal. 36(3): 190-196.

Jabbar, M.A., and S. Akter. 2008. Market and other factors affecting farm specific production efficiensi in pig production in Vietnam. Journal of International Food and Agribusiness Marketing. 20(3): 29-53.

Koirala K.H., A. Mishra.,S. Mohanty. 2016. Impact of Land Ownership on Productivity and Efeciency of Rice Farmers. The Case of Philippines. Land Use Policy 50 :371-378.

Lubis Y.R., A. Firman dan H.Ariel. 2016. Analisis Curahan Waktu Kerja dan Pendapatan Keluarga Peternak Sapi Perah. http://jurnal.unpad.ac,id/ejournal/article/download/10268/4681.

Pattiselano, F. 2005. Limbah yang berguna: Harapan peternak babi terhadap sumber pakan alternatif di pesisir Manokwari. [Useful Waste: Pig Farmers’ Hope for Feed Source Alternatives in Manokwari’s Coastal Region] Majalah Pertanian Berkelanjutan SALAM. No 13:24-25.

Sihombing, D.T.H. 2006. Ilmu Ternak babi. Gadjah mada Press. Yogyakarta.

Stradivari.G.E., K. Budaarsa,W. Puger. 2015. Peternakan Tropika. 3(3): 524-536.

Velayudhan. D.E., I.H. Kim, and C.M. Nyachoti.2015. Characterization of Dietary Energy in swine Feed and Feed Ingredients: A review of Recent Research Results.Asian-Australas J.Anim Sci. 28(1):1-13.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.