KOPI PILOZZ: PEMBERDAYAAN KOPI RAKYAT DESA BOCEK KECAMATAN KARANGPLOSO KABUPATEN MALANG

Eko Marhaeniyanto, Sugeng Rusmiwari, Sri Susanti

Abstract

Dalam rangka mensukseskan salah satu tujuan nasional melalui peningkatan produksi terutama komoditas kopi, maka para penyuluh lapang bertugas membina, memberikan informasi, edukasi dan merubah sikap perilaku petani guna memperoleh produksi yang optimal. UMKM Kopi Pilozz dibentuk dalam rangka pemberdayaan para petani kopi dan mengangkat produk kopi lokal Karangploso. Melalui pembinaan, edukasi dan contoh sistem budidaya yang lebih baik, diharapkan para petani bisa merasakan nikmatnya berusahatani kopi  karena meningkatnya produksi dan pendapatan dari komoditas kopi. Berbagai permasalahan teknis berkaitan dengan ketersediaan peralatan, berhasil diselesaikan oleh Tim PKM melalui program bantuan peralatan yaitu Grinder (Milling Kopi Premium), Timbangan Digital Elektronik dan Seperangkat Mesin Roasting Kopi dengan kapasitas lebih besar dan dilengkapi pengatur suhu. Bantuan alat yang diberikan kepada mitra mampu memperbaiki proses dan kualitas produk kopi Pilozz. Dukungan sarana promosi berupa website Kopi Pilozz, video promosi dan publikasi pada media massa online mampu memperluas jangkauan pemasaran produk, melengkapi upaya pemasaran secara konvensional yang telah banyak ditempuh oleh mitra. Dengan demikian dalam jangka panjang dapat meningkatkan omzet penjualan dan meningkatkan pendapatan mitra secara berkelanjutan.

Keywords

Kopi Pilozz; Produksi; Karangploso

Full Text:

PDF

References

Anonim.(2009) Profil Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. http://blogbocek.blogspot.com/p/blog-page.html. [27 Mei 2019]

BPS Kab. Malang.(2017). Luas dan Produksi Kopi Robusta Rakyat Menurut Kecamatan Di Kabupaten Malang, 2016–2017. https://malangkab.bps.go.id/statictable/2016/09/06/552/luas-dan-produksi-kopi-robusta-rakyat-menurut-kecamatan-di-kabupaten-malang-2016.html [4 Sept. 2019]

Candra, K. M., Laurensia, F., dan Santoso, F. (2011). Proses pengolahan kopi instan, kopi blending, dan kopi tubruk di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia Jenggawah-Jember. http://repository.wima.ac.id/406/2/Bab%201.pdf. [28 Maret 2019].

Herawati, T, B. Utomo dan W. Dirjopranoto. (2009). Profil Petani Miskin Di Desa Hutan Dan Upaya Pemberdayaannya, http ://ntb.litbang.deptan.go.id/2004/SP/profilpetani.doc [15 Nop. 2018].

Jayanti, N. K. D. A., Sastrawangsa, G., dan Suradarma, I. B., (2016). Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Meningkatkan Nilai Jual Dan Pemasaran Bagi Ukm Kopi Bali. Ngayah: Majalah Aplikasi IPTEKS, 7(2). http://jurnal.unmas.ac.id/index.php/ngayah/article/view/686 [27 Peb. 2019].

Karyadi, J. N. W., Lumbanbantu, J., dan Rahayoe, S. (2009). Pengaruh Suhu Dan Lama Penyangraian Terhadap Sifat Fisik-Mekanis Biji Kopi Robusta. Seminar Nasional Perhimpunan Ahli Teknik Pertanian Mataram 2009, A217-A225. https://repository.ugm.ac.id/33122/ [28 Peb. 2019]

Santoso, B. (2016). Pendugaan Fungsi Keuntungan dan Skala Usaha Pada Usahatani Kopi Rakyat di Lampung. Jurnal Agro Ekonomi 6.1-2 (2016): 29-41., http://www.ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jae/article/view/5210 [7 April 2019]

Refbacks

  • There are currently no refbacks.