Sistem Pakar Untuk Identifikasi Jenis Jerawat Dengan Metode Certainity Factor

Dedi Rahman Habibie, Dasril Aldo

Abstract

Jerawat adalah gangguan pada kulit akibat dari kelebihan produksi kelenjar minyak yang menyebabkan terjadinya infeksi dan radang pada kulit manusia. Dengan menggunakan metode Certainity Factor mampu menghasilkan diagnosa jenis dari jerawat yang dialami user, sehingga nantinya akan diberikan saran perawatan yang cocok bagi pasien. Metode Certainity Factor  untuk membuktikan apakah suatu fakta itu pasti atau tidak, berbentuk metrik yang biasanya digunakan dalam sistem pakar. Metode ini sangat cocok digunakan untuk sistem pakar dalam mendiagnosis sesuatu yang belum pasti. Keunggulan dari metode Certainity Factor yang pertama dalam mempersentasikan data-data kualitatif. Kedua, metode Certainity Factor memiliki kemampauan untuk mengekspresikan derajat keyakinan. Hasil yang diperoleh dengan sistem ini, dapat membantu pasien dalam mendiagnosa penyakit jerawat yang didapatkan dari pengetahuan mengenai gejala serta solusi penanganan terhadap jenis jerawat. Serta dalam sistem pakar ini memberi informasi kepada masyarakat yang lebih akurat dan tepat layaknya dokter spesialis dalam menggolongkan jenis jerawat pada wajah, dan memudahkan masyarakat lebih mengetahui tergolong manakah dalam menggolongkan jenis jerawat pada wajah yang dialami.

Keywords

Sistem Pakar; Jerawat; Certainity factor; Identifikasi.

Article Metrics

Abstract view : 305 times
PDF view : 236 times

Full Text:

PDF

References

J. Vol and N. Mei, “BLENDED LEARNING DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA TEKNOLOGI PENDIDIKAN,” vol. 2, no. 2, pp. 109–114, 2019.

R. A. Supono, F. I. Komputer, U. Gunadarma, J. M. Raya, and P. Cina, “PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA DUNIA KEDOKTERAN : PELUANG DAN HAMBATAN PENERAPAN PENGOBATAN JARAK JAUH,” pp. 1–4, 2006.

A. Yani, “KESEHATAN MASYARAKAT UTILIZATION OF TECHNOLOGY IN THE HEALTH OF COMMUNITY HEALTH,” vol. 8, 2018.

D. Kurnia, “IDENTIFIKASI OBESITAS PADA BALITA DI POSYANDU BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE,” vol. 1, pp. 76–86, 2018.

R. Hariyanto, P. Studi, T. Informatika, F. T. Informasi, and U. M. Pasuruan, “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit dan Hama Pada Tanaman Tebu Menggunakan Metode Certainty Factor,” vol. 3, no. 1, pp. 1–4, 2018.

B. F. Yanto et al., “Aplikasi Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pada Anak Bawah Lima Tahun Menggunakan Metode Forward Chaining,” vol. 3, no. 1, 2017.

C. H. Primasari, “Aplikasi Web Sistem Pakar untuk Diagnosis Penyakit Gizi,” no. 43.

I. H. Santi, B. Andari, T. Informasi, A. Negara, U. Islam, and B. Blitar, “Sistem Pakar Untuk Mengidentifikasi Jenis Kulit Wajah dengan Metode Certainty Factor,” vol. 3, no. 2, pp. 159–177, 2019.

F. Hadi, “IMPLEMENTASI SISTEM PAKAR BERBASIS ATURAN UNTUK DIAGNOSA PRODUKTIVITAS TERNAK AYAM RAS DENGAN,” vol. 23, no. 2, pp. 1–11, 2016.

M. Arifin, W. Eka, and Y. Retnani, “Penerapan Metode Certainty Factor Untuk Sistem Pakar Diagnosis Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Tembakau.”

R. Yulianti, M. Abdassah, R. Abdulah, and E. Surachman, “Gel Kombinasi Ekstrak Daun Sirsak dan Daun Jambu Biji Sebagai Obat Anti Jerawat,” vol. 7, no. 3, pp. 183–189, 2015.

S. Pelen, A. Wullur, and G. Citraningtyas, “FORMULASI SEDIAAN GEL ANTIJERAWAT MINYAK ATSIRI KULIT BATANG KAYU MANIS ( Cinnamomum burmanii ) DAN UJI AKTIVITAS TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus,” vol. 5, no. 4, pp. 136–144, 2016.

D. I. Sekitar, P. Di, and K. Sentosa, “Jurnal Indobiosains. Vol 1. No. 2 Edisi Agustus 2019 http://univpgri-palembang.ac.id/e_jurnal/index.php/biosains,” vol. 1, no. 2, pp. 76–87, 2019.

Y. Indrianingsih, P. Studi, T. Informatika, S. Tinggi, and T. Adisutjipto, “Deteksi jerawat pada wajah menggunakan metode viola jones.”

E. Pemberian et al., “TERHADAP JERAWAT PADA REMAJA Pendahuluan Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat terjadi gangguan berlebihan produksi dengan presentasi antara 36-66 % dengan ekskresi bahan kimia dari propionibacterium,” vol. 2, no. 1, 2019.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.