STUDI PERENCANAAN BANGUNAN PENGENDALI SEDIMEN (CHECK DAM) KEDUNGOMBO SUNGAI KALI SERANG

Nur Tri Adi Setia, Riman Riman, Agus Tugas Sudjianto

Abstract


Sungai Serang terletak di Wilayah Provinsi Jawa Tengah Indonesia, dimana pada hilirnya terdapat Waduk Kedungombo. Kondisi saat ini sungai mengalami pendangkalan disebabkan banyaknya perubahan fungsi lahan sehingga pada saat hujan butiran tanah di permukaan terjatuh ke sungai yang menyebabkan sedimentasi dan terbawa sampai waduk tersebut. Bila ini terjadi secara terus-menerus maka kapasitas tampung air di waduk akan berkurang. Salah satu cara untuk mengendalikan sedimen adalah membuat bangunan pengendali sedimen (check dam). Check dam berfungsi untuk menghambat kecepatan aliran dan menangkap sedimen yang terbawa aliran air sehingga sedimen tidak sampai masuk ke waduk. Check Dam direncanakan menggunakan Q50 sebesar 334,21m3/dtk dengan perhitungan metode HSS Gama I. Kemudian dilakukan simulasi permodelan sungai untuk menganalisis hidrauliknya menggunakan software HEC-RAS. Bangunan tersebut direncanakan menggunakan dimensi; Tinggi efektif Main Dam 3,00 m, bentang 36,00 m, tebal 2,00 m, kedalaman pondasi 1,70 m. Sedangkan untuk dimensi Sub Dam, tinggi efektif  1,50 m, bentang 36,00 m, tebal 2,00 m, dan kedalaman pondasi 1,00 m. Hasil analisis efek aliran balik(Back Water) menggunakan Software tersebut terhadap adanya bangunan dinyatakan aman. Sedangkan untuk stabilitas dalam kondisi banjir, normal dan gempa juga dinyatakan aman. Total anggaran biaya yang dibutuhkan untuk membangun Check Dam Kedungombo sebesar Rp13.446.750.240,- .


Full Text:

PDF

References


Haryanto, E. T. (2013). Karakteristik Aliran Sungai Serang Bagian Hilir, Pantai Glagah, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, DIY. Bulletin of Scientific Contribution. 11(3), 119–132.

Ifan Azwar, N. dan Dyah Ari, W. (2021) Dinamika Sedimentasi Waduk Kedungombo Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah. Siklus : Jurnal Teknik Sipil. 7(2), 14–25.

Said Karim. (2014). Analisis Bangunan Pengendali Sedimen dengan Menggunakan Model Soil and Water Assessment Tool Pada Sub-Daerah Aliran Sungai Citanduy Hulu, Jawa Barat. Jurnal Teknik Hidrauilik. 5(2), 125–138.

Susi, S. N. (2016). Perencanaan Check Dam Penampung Sedimen Di Sungai Jepara Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain. 4(1), 23–32.

Riman. (2012). Analisis debit banjir pada daerah aliran sungai untuk desain dan evaluasi kapasitas tampung bangunan air. Jurnal Widya Teknika. 20(1), 49–54.

Harjuna, A. P. (2022). Studi Perencanaan Ulang Bendung di Daerah Irigasi Rawaan Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air. 2(1), 363–376, 2022.

I Made Kamiana. (2011). Teknik Perhitungan Debit Rencana Bangunan Air. Palangka Raya.

Kementrian Pekerjaan Umum Dan Perumahan. (2018) Modul 4 - Perencanaan Dimensi Bangunan Sabo. Bandung.

Francie, P. H., Muhammad. S. P., Muhammad. A. T. dan Farouk, M. (2019). Experimental Study On Control Of Mixed Debris Flow With The Checkdam Combination. International Journal of Civil Engineering and Technology. 10(10), 159–166.

Syofyan, Z. (2021). Analisis Perencanaan Check Dam Pada Sungai Batang Indrapura kecamatan Pancung Soal. Ensiklopedia Jurnal.3(2), 118–133.

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. (2016). Standar Perencanaan Irigasi Kriteria Perencanaan Bagian Bangunan Utama KP-02. Jakarta.

Debasish Pal. (2018) Toward improved design of check dam systems: A case study in the Loess Plateau, China. Journal Of Hydrology. 559, 762–773. http://dx.doi.org /10.1016/j.jhydrol.

Fahmi, S. dan Faris, M. K. (2016). Laporan Tugas Akhir Perencanaan Check Dam Panadaran Sungai Banyuapit Grobogan. Semarang


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Diterbitkan oleh:
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Universitas Widyagama Malang
Jl. Borobudur 35 Malang
email : lppm@widyagama.ac.id
This work is Under licensed

Creative Common Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)