ANALISIS SELA KRITIS (CRITICAL GAP) ARUS LALU LINTAS PADA SIMPANG TAK BERSINYAL

Aji Suraji

Abstract

Lalu lintas pada simpang tak bersinyal mengharuskan pengendara untuk dapat menentukan sela yang cukup aman sehingga mampu melakukan penyilangan arus (crossing) dengan sela tertentu. Namun demikian setiap pengendara mempunyai tingkat keberanian mengambil sela yang berbeda beda. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pemodelan sela baik yang menyagkut sela tolak (grap rejection) maupun sela terima (gap acceptance) serta menentukan sela kritis (critical gap). Pengambilan data lalu lintas di simpang digunakan kamera perekam yang kemudian dilakukan tayang ulang di laboratorium. Pemodelan sela digunakan kurva kuadratik dengan pengujian parameter statistik yang meliputi R 2 dan analisis ragam. Hasil pemodelan diperoleh y=47,786-11,690x+0,738x2 untuk sela tolak dan y=3,964-2,155x+0,607x2 untuk sela terima, di mana y adalah frekuensi dan x adalah sela. Sedangkan titik sela kritis yang terjadi pada simpang tak bersinyal adalah sebesar 5,0 detik.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.