ANALISIS KEBOCORAN TEKNIS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EFISIENSI PELAYANAN AIR BERSIH DI KOTA MALANG

Dwi Yoga Maidiyanto, Ambrosio Marthins Nuno, Yostan A J Soinbala, Riman -

Abstract

Tingkat kehilangan air PDAM di seluruh Indonesia rata-rata jauh di atas 20% dan komponen yang cukup

besar  memberikan konstribusi terhadap  kehilangan air  adalah  kebocoran. Oleh  karena  itu  perlu  upaya  untuk membangun sistem dalam menurunkan kehilangan air. Sistem kontrol kebocoran adalah salah satu pilihan untuk mengontrol dan mengelola kehilangan air. Sistem kontrol kebocoran adalah suatu sistem pengontrolan kehilangan air di suatu jaringan pipa tertentu dengan menggunakan sistem Distrik Meter(DM).Guna menjamin keberhasilan penurunan tingkat kehilangan air, selain membangun sistem kontrol kebocoran perlu disiapkan tim khusus penggunaan teknologi dan peralatan yang sedang berkembang saat ini untuk melaksanakan pencarian kebocoran secara aktif. Salah satu peralatan yang dapat digunakan untuk mendeteksi kebocoran yaitu Leak Noise Correlator (LNC). PDAM sering menghadapi masalah efisiensi dan tingkat kebocoran yang masih tinggi. Fenomena ini menunjukkan besarnya masalah dan tantangan yang dihadapi PDAM, sementara untuk memperbaiki kerusakan fisik jaringan membutuhkan biaya yang sangat besar serta relatif sulit dilaksanakan pada saat ini. Oleh karena itu perlu dilakukan  kajian  tentang  kebocorandalam rangka  menurunkan  tingkat  kebocoran  dan  peningkatan  pelayanan PDAM.Metode pelaksanaan penelitian ini, di antaranyadengan melakukan klasifikasi tingkat kebocoran, mendeteksi kebocoran dan memberikan solusi pemecahan masalah guna meningkatkan efisiensi pelayanan air bersih di Kota Malang.

 

Kata Kunci: kebocoran, teknis, peningkatan, efisiensi, air bersih.

 


 

Article Metrics

Abstract view : 108 times
PDF view : 773 times

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.