Digitalisasi Bank Sampah Dengan Penerapan Sistem Aplikasi Resik di Desa Karangsono Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan

Rossa Silfiah, Ali Mohtarom, Kuni Muqtaniyatul Ulum

Abstract

Bank sampah didirikan sebagai inisiatif masyarakat dalam upaya partisipasi menangani permasalahan yang selama ini ada. Dengan strategi pengolahan sampah 3Rm dengan tujuan agar masyarakat mampu mengubah imajinasi sebian banyak orang terhadap sampah yang tidak memiliki nilai ekonom. Praktik bank sampah ini telah berkembang di Desa Karangsono Sukorejo yang dipelopori oleh bapak H. Mohannad Alim selaku Kepala Desa Karangsono Sukorejo. Di era globalisasi ini bank sampah sudah tidak dilakukan dengan cara manual akan tetapi melalui sitem aplikasi. Dengan berkembangnya teknologi yang semakin canggih akan mempermudah penggunaan aplikasi bank sampah. Keunggulan dari penggunaan sitem aplikasi ini adalah dapat mempermudah pendataan sampah yang akan disetorkan dan juga lebih praktis. Universitas Yudharta menugaskan peserta KKN SDGs 2021 untuk mengenalkan serta mengajak masyarakat Desa Karangsono untuk menggunakan sistem aplikasi bank sampah untuk mempermudah pengaksesan sampah pada masyarakat melaui program kerja yang telah di susun oleh peserta KKN SDGs 2021. Aplikasi bank sampah yang akan digunakan adalah Aplikasi Resik.

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF view : 0 times

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.